Belajar Dari Jempol, Menjadi Yang Terbesar Dan Terbaik



Manusia yang normal mempunyai jari berjumlah 10 dari dua tangan, jadi masing-masing lengan mempunyai 5 jari. Pada umumnya jempol adalah jari yang paling besar, karena itu dinamakan ibu jari, walaupun kadang seorang ibu tidak lebih besar dari ayah, tetapi hanya ibu yang bisa membesar karena didalam rahimnya tumbuh zygote yang bisa tumbuh kembang untuk selanjutnya menjadi bayi.

Jempol menjadi simbol kebenaran, kebesaran dan kesuksesan, karena bila melihat kesuksesan, keberhasilan terhadap orang lain maka yanga akan di acungkan adalah jempol, bukan dengan jari telunjuk, jari tengah, jari manis atau jari kelingking. Sebaliknya jempol tidak pernah atau jarang digunakan untuk melakukan aktifitas yang tidak baik atau menghilangkan kotoran.

Karena itu beberapa dominasi jempol yang bagus demikian pula fungsinya:
  1. Jempol tidak pernah digunakan untuk menunjuk-nunjuk kesalahan orang lain, karena yang biasa melakukan adalah jari telunjuk.
  2. Jempol tidak pernah digunakan untuk ngupil ( membuang kotoran di dalam hidung) karena yang biasa melakukan adalah jari telunjuk.
  3. Jempol tidak pernah digunakan untuk menghilangkan kotoran di dalam telinga, karena yang biasa melakukan adalah jari kelingking.
  4. Jempol tidak pernah mengenakan cincin, karena yang biasa memakai adalah jari manis, oleh karena itu walaupun besar, tetapi jempol tidak pernah membesarkan dirinya sendiri, bahkan suka mengakui kebesaran orang lain.
  5. Jempol tidak pernah menggaruk-garukkan kepala, karena yang biasa melakukan adalah jari telunjuk dan jari tengah.
  6. Jempol tidak pernah digunakan untuk membersihkan kotoran setelah buang air besar karena yang biasa melakukan adalah jari telunjuk, tengah dan jari manis.
  7. Jempol hanya kadang-kadang saja untuk membersihkan kemaluan setelah buang air kecil khususnya bagi kaum adam, dan inipun bersama dengan jari telunjuk.
  8. Jempol dapat menggantikan tanda tangan, terutama bagi orang-orang yang buta huruf.
  9. Dominasi jempol untuk menekan hand phone dengan peralihan android maka beralih pada jari telunjuk. Sehingga penyalahgunaan penggunaan hand phone tidak sepenuhnya dilakukan oleh jempol.
Karena jempol tidak pernah digunakan untuk hal-hal yang tidak baik, maka belajarlah dari jempol, untuk menjadi orang yang baik, benar, jujur dan mau mengakui kesuksesan orang lain.

Anda sedang membaca artikel dari untajiaffan Terbaru hari ini. Mohon untuk membagikan artikel ini ke teman anda melalui sosial media dibawah ini.

Artikel Untajiaffan Lainnya:



Kotak Komentar