Empat Tips Untuk Meraih Kebahagiaan Hidup



Rasulullah SAW memberikan tips, resep atau formula untuk memperoleh kebahagiaan hidup, barang siapa yang melakukan formula yang telah diajarkan oleh Rasulullah maka akan meraih kebahagian hidup, sebaliknya barang siapa yang tidak melaksanakan maka jangan berharap kebahagiaan hidup akan diperolehnya.

علامة السعادة اربعة ( Ada empat hal untuk memperoleh kebahagian hidup):
1. (ذكر الذنوب الماضية) :Orang yang selalu mengingat-ingat segala dosa yang telah dilakukan.
Dengan mengingat dosa maka akan menjadikan dirinya bertobat dan berhati hati untuk tidak melakukan perbuatan dosa, yaitu segala perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT. Karena dosa tersebut akan mengotori jiwa sehingga sulit untuk berkomunikasi dengan Allah. Dosa akan menjauhkan dari barokah dan ampunan Allah SWT.

2. (ونسيان الحسنة): Orang yang melupakan perbuatan baik yang telah dilakukan.
Berbuat kebaikan adalah merupakan perintah Allah dan Allah yang akan memberikan balasan, janganlah merusak perbuatan baik karena ingin mengharapkan imbalan dari orang lain. Apalagi sampai menghitung-hitung perbuatan baik yang pernah dilakukan. Orang yang berbuat baik karena ingin mengharapkan balasan kebaikan dari orang yang bersangkutan maka akan hilanglah segala perbuatan baik yang telah dilakukan. Yang timbul adalah rasa benci, dendam dan akhlaq tercela lainnya.

3. (و نظره الى من هو فوقه فى الدين): Melihat kepada orang yang diatasnya dalam urusan agama.
Sebagai muslim jangan membanggakan dirinya dengan membandingkan dirinya dengan orang yang lebih jelek dalam urusan agama, karena bila hal ini dilakukan derajat keutamaan sebagi orang yang beriman dan bertaqwa akan menjadi turun. Bila dirinya berbuat baik lihatlah pada orang yang diatasnya maka akan muncul motivasi untuk meningkatkan amal ibadah kepada Allah.

4. (و نظره الى من هو دونه فى الدنيا ) : melihat kepada orang yang dibawahnya dalam urusan dunia.
Sebagai orang yang bertaqwa janganlah melihat kepada orang yang diatasnya dalam urusan dunia. Sesungguhnya harta benda, pangkat dan jabatan adalah merupakan karunia Allah yang patut untuk disyukuri. Kesyukuran ini akan semakin bertambah bila mau membandingkan dengan orang yang berada di bawahnya. Contoh dengan gaji yang telah diterimakan, terimalah dengan ikhlas jangan membandingkan dengan orang yang lebih besar gajinya, karena gaji kecil kalau diterima dengan ikhlas maka akan mendatangkan keberkahan.

Anda sedang membaca artikel dari untajiaffan Terbaru hari ini. Mohon untuk membagikan artikel ini ke teman anda melalui sosial media dibawah ini.

Artikel Untajiaffan Lainnya:



Kotak Komentar